Bank Syariah Mandiri (BSM) 1660017381 an. Yayasan Al-Islam

Contact Center: 0856-8566-683

Artikel

Beberapa Pendapat Salaf Mengenai Sedekah

Umar berkata, “Amal itu saling berbangga diri satu sama lain. Sedekah berkata, ‘saya ialah yang terbaik di antara kalian, saya ialah yang terbaik di antara kalian. Abdul Aziz bin Umair berkata, “shalat akan mengantarkanmu menuju setengah perjalanan, puasa akan mengantarkanmu sampai depan pintu sang Raja, Allah, sedangkan sedekah akan memasukanmu (untuk bertemu) dengan-Nya.”

Ibnu Abi Al-ja’ad berkata. “sedekah itu menghilangkan tujuh puluh pintu keburukan,”

Yahya bin Muadz berkata, “saya tidak mengetahui suatu biji yang beratnya mengimbangi gunung dunia,kecuali sedekah.”

Asy-Sya’bi berkata, “barang siapa yang menilai dirinya tidak lebih membutuhkan pahala sedekah daripada seorang fakir yang membutuhkan sedekah itu,sebenarnya ia telah menggugurkan pahala sedekahnya dan memukul wajahnya sendiri dengan sedekah itu.”

Al-Laits bin Sa’ad berkata, “barang siapa mengambil suatu sedekah atau hadiah dariku, hak dirinya atas dariku lebih besar dari pada hakku atas dirinya. Karena ia telah menerima amalan yang mendekatkanku kepada Allah.”

Al-fudhail bin iyadh pernah berkata kepada orang-orang yang menerima sedekah, “mereka membawakan perbekalan-perbekalan kita ke akhirat tanpa usaha sedikit pun, hingga mereka meletakkannya di atas timbangan di hadapan Allah.”

Ali bin Abi Thalib menuturkan, “barang siapa yang diberi harta oleh Allah, hendaklah ia menyambung kerabatnya dengan harta itu, memperindah jamuan untuk temunya, menolong orang yang membutuhkannya, membebaskan tawanan, ibnu sabil, orang fakir miskin, mujahidin, dan bersabar atas musibah yang menimpa hartanya. Sebab, dengan hal-hal itu, yang bersangkutan akan mendapatkan kemuliaan dunia dan akhirat.”

Abu hatim berkata, “kekikiran ialah sebuah pohon di neraka, sedangkan ranting-rantingnya ada di dunia. Barang siapa bergantungan pada salah satu ranting-ranting itu, ia akan terjerumus ke dalam neraka. Hal itu sebagaimana kedermawaan ialah sebuah pohon di surga, yang ranting-rantingnya berada di dunia. Barang siapa bergantungan pada salah satu ranting-rantingnya, ia akan dibwah menuju surga, dan surga itu ialah tempat orang-orang dermawan.”

Seorang saleh bisa didatangi orang kafir yang meminta sedekah berkata, “selamat datang wahai orang yang membawa perbekalan kami untuk menuju Rabb kami!” Maksud perbekalan itu ialah kebaikan dan amalan-amalan yang mendekatkan diri menuju keridhaan Allah.

 

Sumber Buku : Berobatlah dengan Puasa dan Sedekah

Flag Counter