Bank Syariah Mandiri (BSM) 1660017381 an. Yayasan Al-Islam

Contact Center: 0856-8566-683

Artikel

Infak Abu Bakar Ash-Shidiq

Umar meriwayatkan, “Pada suatu hari Rasulullah memerintahkan kami bersedekah dan hal itu bertepatan sekali dengan adanya hartaku. Aku bergumam, ‘Hari ini aku pasti mengalahkan Abu Bakar bila aku mendahuluinya pada suatu hari nanti,’ lalu saya menginfakkan setengah dari hartaku.

Rasulullah bersabda, ‘Apa yang kau sisihkan untuk keluargamu?’

Saya menjawab, ‘Saya menyisihkan semisalnya (separuh) untuk mereka.’

Kemudian Abu Bakar menginfakkan seluruh hartanya. Rasulullah bersabda, ‘Wahai Abu Bakar, apa yang kau sisihkan untuk keluargamu?’

Ia menjawab, ‘Saya menyisihkan Allah dan Rasul-Nya untuk mereka.’

Aku pun berguman, ‘Demi Allah, aku tidak akan bisa mengalahkannya untuk mendapatkan keutamaan selamanya.’(HR Abu Dawud)

Ibnu Ishaq meriwayatkan dari Asma’, “Saat Rasulullah bersama Abu Bakar dan Abu Bakar membawa seluruh hartanya sebesar lima ribu dirham,” Asma’ melanjutkan, “Kakekku, Abu Quhafah, mendatangi kami dan saat itu ia sudah buta. Ia berkata, ‘Demi Allah,sungguh aku berpendapat bahwa ia menyakiti kalian dengan menafkahkan seluruh hartanya untuk kepentingannya sendiri.’

Saya berkata, ‘Tidak demikian wahai kakek, ia meninggalkan harta yang banyak untuk kita.’”

Asma’ melanjutkan perkataannya, “Saya mengambil beberapa batu dan meletakkannya pada lubang rumah yang menjadi tempat penyimpanan harta ayahku. Setelah itu, saya meletakkan pakaian-pakaian di atas batu-batu tersebut lalu aku menarik tangan kakekku seraya berkata, ‘Wahai kakek, letakkan tanganmu di atas harta ini.’”

Asma’ melanjutkan, “lalu ia pun meletakkan tangannya di atas harta itu. Kakekku berkata, “Tidak mengapa bila ia meninggalkan barang ini untuk kalian. Ia telah berbuat baik dan barang ini ialah kelanjutan hidup kalin.’

Demi Allah ayahku tidak meninggalkan apa pun untuk kami. Tindakanku itu semata untuk menenangkan kakekku.”

Flag Counter