Bank Syariah Mandiri (BSM) 1660017381 an. Yayasan Al-Islam

Contact Center: 0856-8566-683

Artikel

Infak Ummul Mukminin Aisyah

Dalam Al-Muwattha’, Malik meriwayatkan bahwa Aisya, istri Nabi SAW, kedatangan seorang miskin yang meminta kepadanya. Waktu itu ia tengah puasa. Di rumah tidak ada makanan apa pun kecuali roti kering. Ia berkata kepada pelayannya, ‘Berikan roti ini kepadanya!’ pelayan itu memberikannya dan pada sore harinya kami diberi hadiah seekor domba dari keluarga atau dari seseorang yang belum pernah memberi kami apa pun sebelumnya. Aisyah menutupinya dengan pengharum lalu memanggilku seraya berkata, ‘Makanlah makanan ini, ini lebih baik dari sepotong rotimu tadi’”

Ibnu Az-Zubair berkata, “Saya tidak pernah melihat dua wanita yang lebih dermawan melebihi Aisyah dan Asma’. Aisya selalu mengumpulkan sesuatu hingga bila sudah banyak ia pun membagi-bagikannya, sedangkan Asma’ tidak pernah menyimpan sesuatu pun untuk keesokan harinya.’”(HR. Al-Bukhari)

Seorang wanita yang sering mendatangi Aisyah berkata, “Ibnu Az-Zubair mengirim sejumlah uang untuk Aisya di dalam dua kantung. Aisyah berkata, ‘Saya kira nilainya mencapai seratus delapan puluh ribu.’ Lalu, ia meminta mangkok padahal ia berpuasa saat itu. Ia duduk seraya membagi-bagikan uang tersebut kepada orang-orang hingga tidak tersisah satu dirham pun. Pada sore harinya Aisyah berkata, ‘Wahai pelayan, berikan makanan berbuka untukku!’ Ia membawa roti dan minyak seraya berkata kepada Aisyah, ‘Kenapa kau tidak membeli daging buat kita dengan satu dirham saja dari harta yang telah kau bagikan hari ini untuk berbuka?’ Aisyah menjawab, ‘Jangan kau menyesalinya. Karena bila kau mengingatkanku tadi pasti akan aku lakukan.’”(Shifat Ash-Shafwah)

Flag Counter