Bank Syariah Mandiri (BSM) 1660017381 an. Yayasan Al-Islam

Contact Center: 0856-8566-683

Artikel

MUDAHNYA INVESTASI AKHIRAT

Senin, 20 Juli 2020 17:01

Apa yang dimaksud dengan investasi akhirat?

Jika investasi dunia memiliki tujuan untuk menyelamatkan diri di hari tua atau untuk memenuhi kebutuhan hidup semasa di dunia, maka investasi akhirat memiliki tujuan untuk menyelamatkan kehidupan kita di akhirat, tentu kita semua ingin selamat dunia akhirat bukan?

Berikut ini tips-tips agar kita bisa melakukan investasi akhirat dengan mudah:

1. Mulai dari hal yang kecil

Investasi akhirat tidak harus selalu besar dan membuat kita megap-megap. Mentraktir makan siang teman bila diniatkan sebagai sedekah maka hal tersebut bisa dikategorikan sebagai investasi akhirat, jangan dipikirkan berapa pahalanya, percayalah bahwa sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan tidak akan pernah luput dari perhitungan Allah.

2. Targetkan dan lakukan secara konsisten

Jangan mentang-mentang hasilnya tidak langsung terlihat, kita lantas menganggap investasi akhirat ini sebagai sesuatu sambil lalu. Investasi akhirat harus disertai niat yang kuat. Targetkan! Kalau tahun ini kita berkomitmen untuk mengalokasikan 2.5% dari gaji untuk investasi akhirat, maka tahun depan harus ada peningkatan. Lakukan secara rutin setiap bulan, begitu menerima gaji/ mendapat penghasilan langsung sisihkan sebelum dana tersbut dipakai untuk yang lain. Targetkan juga jenis investasinya, misal di awal kita belum terlalu paham dengan kewajiban berzakat, maka sudah selayaknya kita pelajari jangan-jangan sebenarnya kita sudah wajib untuk membayarkan zakat profesi, atau mungkin simpanan emas juga sudah wajib dikeluarkan zakatnya. Selain itu coba mulai lirik untuk berwakaf, kenapa wakaf?

Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga (macam), yaitu: sedekah jariyah (yang mengalir terus), ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya. (HR Muslim).

Sebagian besar ulama menafsirkan, sedekah jariyah yang dimaksud dalam hadits ini ialah wakaf (Syarah Nawawi ‘ala Shahih Muslim, 11/85).

Wakaf bentuknya bermacam-macam, bisa wakaf tanah, menyumbang pembangunan sekolah, menyumbangkan mukena ke masjid-masjid, apa pun yang digunakan secara terus menerus dan bermanfaat bagi kemaslahatan umat maka bisa disebut wakaf.

(gomuslim,co)

Flag Counter